Berawal dari Keisengan Menggunakan WhatsApp, Kami Sekeluarga Terpaksa Dihantui karena Keusilan Adikku

Aku masih menahan napas. Seluruh tubuhku gemetaran. Aku benar-benar ketakutan. Seolah-olah jika aku bernapas sedikit saja, hantu itu akan menyadari keberadaanku.

Kutunggu beberapa saat. Suara langkah itu, suara seretan itu, suara lonceng itu tak kembali berbunyi.

Aku menutup mulutku. Hendak melangkah mundur menjauh dari pintu. Baru saja aku hendak berbalik, kulihat sesuatu menembus dinding kamarku.

via GIPHY

Sebuah kepala.

Kepala seorang gadis.

Matanya tampak begitu jelas tengah menatapku dengan tajam.

Kini ia tersenyum lebar melihat wajah ketakutanku.

 

KRINCING! KRINCING! KRINCING!

via GIPHY

Baca juga:

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!