Berawal dari Keisengan Menggunakan WhatsApp, Kami Sekeluarga Terpaksa Dihantui karena Keusilan Adikku

“Semalam Iyak keluar ke belakang?” tanya mamaku penasaran. Tapi aku yang jadi lebih penasaran.

“Ke belakang? Malam-malam? Ngapain maa? Di belakang kan cuma ada kebun…” tiba-tiba ucapanku terhenti dan aku jadi merinding.

“Mmm.. Mama semalam kan kebangun. Jam 3-an gitu. Mama mau ke kamar Uyak. Meriksa kamu ada di sana atau nggak. Terus kok mama liat perempuan pakai daster putih, setinggi kamu gitu. Jalan ke arah belakang dari kamar Uyak.” jelas mamaku.

Seketika merindingku makin menjadi-jadi. “Ma.. semalam Uyak juga ngeliat! Makanya Uyak minta ditemenin tidur.” jelasku.

“Oh ya? Hmm.. kalau gitu jangan bilang-bilang Uyak kalau mama juga lihat!” perintah mamaku.

“Kenapa ma?” tanyaku penasaran.

“Nanti Uyak tambah takut. Kalau Uyak tambah takut, nanti dia minta bobok bareng kamu lagi. Padahal.. Mama ju ga ke ta ku taaaaaaaannnn~” ujar Mama sambil melompat-lompat merinding setelah sebelumnya berusaha sok kuat.

“Mama nggak mau tahu! Pokoknya malam ini Iyak tidur bareng mama!” kok kayaknya de javu ya sama adegan ketika Uyak maksa aku nemenin bobok.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!