Misteri Game Pokemon: Rahasia Lavender Town
Misteri Game Pokemon: Rahasia Lavender Town

Sejak diluncurkan pada 27 Februari 1996, Pokemon menjadi primadona selama beberapa generasi. Saya sendiri termasuk orang yang menikmati generasi pertama Pokemon, mulai dari gamenya, animenya, merchandisenya, dan masih banyak lagi. Tapi tahukah kamu kalau ternyata ada misteri game pokemon? Misteri yang tidak saya sadari saat kecil, dan mungkin saja kamu juga baru tahu.

Misteri Game Pokemon: Lavender Town

Pada generasi pertama peluncuran Game Pokemon, Lavender Town memang memiliki tone yang unik dibandingkan set tempat lainnya. Kalau kita lihat, Lavender Town digambarkan sebagai set yang didominasi warna ungu dengan situasi yang sendu dan latar suara yang membuat bulu kuduk merinding.

Pertanyaannya: kenapa Game Freak membuat settingan Lavender Town seperti itu? Padahal game ini dibuat untuk anak-anak bukan? Dari sini kita akan membahas satu per satu misteri game pokemon yang terletak pada Lavender Town.

Latar Musik yang Menyebabkan Bunuh Diri?

Pernah ada rumor yang mengatakan bahwa kasus bunuh diri di Jepang meningkat. Yang mencengangkan adalah, kasus bunuh diri meningkat pada anak-anak berusia 10-15 tahun. Cara bunuh dirinya beragam: ada yang dengan gantung diri, memotong tangannya sendiri, atau lompat dari gedung tinggi.

Di periode yang sama, Nintendo dan Game Freak baru saja meluncurkan game Pokemon Red/ Blue. Nah dari sini diduga, bahwa anak-anak yang memainkan game ini depresi ketika sampai di Lavender Town karena latar musik dan beberapa peristiwa aneh yang mereka alami di Lavender Town.

Lavender Town adalah Pemukiman Kuburan

Entah apa yang direncanakan oleh kreator game Pokemon saat itu. Tapi memang benar, settingan Lavender Town adalah kuburan. Itulah mengapa di Lavender Town ini terdapat banyak pokemon bertipe Ghost yang bisa ditemui, terutama di tower.

Ketika anak-anak menyadari ini, ditambah dengan latar musik 8-bit dengan frekuensi tinggi, cukup masuk akal jika tingkat depresi meningkat ketika memainkan game ini.

Tapi apakah rumor tentang meningkatnya kasus bunuh diri karena musik ini benar? Belum ada yang tahu.

Faktanya, Latar Musik Lavender Town Direvisi

Benar adanya bahwa pada akhirnya Nintendo merevisi latar musik Lavender Town. Di versi-versi Pokemon selanjutnya, kita bisa mendengarkan perbaikan di beberapa tempat, seperti perbaikan frekuensi dan aransemen. Di beberapa versi, situasi kelam tidak dihilangkan. Tapi di beberapa versi lain, seperti versi NDS, justru seperti lagu yang mendamaikan.

Menurut saya sendiri, mau digubah seperti apapun lagu tema Lavender Town ini, tetap saja menyeramkan menurut saya.

Beberapa orang juga ada yang berpendapat bahwa lagu ini biasa-biasa saja. Bahkan setelah mendengarkan versi aslinya berkali-kalipun mereka tidak merasakan apa-apa.

Tapi gimana jadinya kalau sebenarnya, lagu ini tidak membuatmu bunuh diri saat ini? Tapi kelak nanti?

Pikachu yang Selalu Ketakutan

Kalau kamu memainkan Pokemon versi Yellow Pikachu, kamu akan menyadari betapa takutnya Pikachu di Pokemon Tower. Pikachu akan menolak untuk masuk ke Pokeball dan kalau kita mengajak Pikachu berbicara, kita hanya akan mendapatkan balasan emot dengan mata berkaca-kaca.

Ini menunjukkan bahwa sebenarnya situasi Lavender Town, terutama Pokemon Tower memang tidak enak dan menyeramkan.

Ada yang Berduka di Pokemon Tower

Ini adalah misteri game pokemon yang baru aku sadari ketika dewasa. Kalau kamu memainkan versi awal, Gary atau Blue akan menjadi rival kamu.

Salah satu Pokemon andalannya adalah Raticate. Hanya saja ada yang janggal di sini, Gary/ Blue tidak menggunakan Raticate untuk melawan pemain di dalam Pokemon Tower.

Raticate adalah pokemon tipe normal yang tidak spesial-spesial banget sebenarnya. Itulah alasan kenapa aku sendiri menyangka bahwa Gary/ Blue sengaja membuang Raticate atau mendismiss Raticate dari timnya untuk petualangan selanjutnya, sebagaimana aku sebagai trainer mendismiss Pokemon yang aku rasa nggak akan membantu.

Kesalahan Logika sebagai Gamer

Tapi di sinilah letak kesalahan logikaku sebagai seorang gamer, versus Gary/ Blue sebagai karakter dalam Game. Di semesta Pokemon, hampir semua trainer memiliki ikatan personal yang kuat dengan Pokemonnya. Selayaknya sahabat. Jadi tidak ada alasan Gary/ Blue membuang Raticate dengan mudah, hanya demi ambisinya.

Kalau kita telusuri, sebenarnya Gary/ Blue ini mengucapkan kalimat yang aneh ketika kita bertemu dengannya di Pokemon Tower: “Hey! What brings you here? Your Pokemon don’t look dead! At least I can make them faint!” Yang artinya: “Hei! Kok kamu di sini? Kayaknya Pokemonmu hidup semua deh! Tapi ayo bertarung, paling nggak aku bisa bikin mereka semua pingsan!”

Kalau kita tidak tahu latar belakangnya, mungkin kita mengira kalau Gary/ Blue ini hanya mengejek kita. Di sisi lain, ketika Battle berlangsung, bit permainannya juga cepat, sehingga suasana kelam yang tadi kita rasakan menghilang begitu saja. Lalu wajah Gary/ Blue tampak kompetitif seperti biasanya.

Mungkin ini hanya akal-akalan game creator untuk menutupi fakta sesungguhnya.

Ada teori yang mengatakan bahwa sebenarnya Gary baru saja mengalami kekalahan yang menyakitkan. Ia baru saja kalah dalam perjalanan di kapal S.S. Anne. Pada saat itu Raticate kalah, dan mengalami luka yang fatal. Sayangnya ia tidak membawa persediaan obat dan tidak ada pokemon Center atau perawat yang bisa merawat Raticate Gary/ Blue yang terluka parah.

Jadi satu-satunya alasan kenapa Gary/ Blue ada di Lavender Town adalah karena dia baru saja menguburkan Raticate yang ia cintai di Pokemon Tower.

Penutup Misteri Game Pokemon

Sebenarnya masih banyak Misteri yang bisa dibahas dari Game Pokemon. Ada beberapa urban legend atau creepy pasta yang bisa kita bahas. Tapi tidak sekarang. Mungkin di lain waktu ya! Jadi tunggu ulasan selanjutnya soal hal-hal misteri yang ada di game pokemon! See you!

 

Tinggalkan pesan

Masukkan komentarmu!
Masukkan nama di sini

7 − 7 =