Anak ini Terbiasa Menjahili Orang yang Sedang Berjalan, Akhirnya Ia Berhenti karena Peristiwa Ini
Anak ini Terbiasa Menjahili Orang yang Sedang Berjalan, Akhirnya Ia Berhenti karena Peristiwa Ini

Tentu saja, ruang tengah di bagian belakang mobil panther itu menjadi tempat yang strategis bagi kami untuk menyembunyikan tubuh kecil kami ketika kami iseng menjahili orang-orang yang lewat dekat mobil kami. Jendela mobil bagian belakang dapat dibuka sedikit dengan klep yang besarannya bisa disesuaikan. Ditambah lagi kaca mobil kami sangat gelap bila dilihat dari luar. Jadi kami akan mendapatkan keamanan berlapis dari aksi kami.

Dari kejauhan kami melihat seorang ibu paruh baya melangkah mendekati mobil kami. Kami bertiga bersiaga. Semakin mendekat ibu itu, kami mulai mengeluarkan suara bisik-bisik yang cukup keras untuk didengar telinga orang yang lewat.

“Ssst!” atau “Buuuu!” dengan nada yang diseram-seramkan. Tidak jarang cekikikan kami juga menjadi instrumen pelengkap kejahilan kami. Sontak beberapa orang sudah melompat kaget karena keisengan kami. Tapi keisengan kami ini masih kalah mengejutkan dengan kehadiran mama dan papa yang tiba-tiba saja datang di balik jendela mobil dan mengejutkan kami bertiga.

“Hayo! Kalian ngisengin orang ya?!” tanya mama yang juga dengan nada jahil. Kami bertiga tertawa cekikikan karena masih geli dan kaget sendiri dengan kedatangan kedua orangtua yang tiba-tiba ini.

Entah mengapa, kenangan itu teringat malam ini. Sudah hampir 15 tahun berlalu. Tapi malam ini menjadi malam yang membuatku mengingat kenangan itu. Dan tentu saja… itu membangkitkan semangat kejahilanku malam ini.

Malam ini aku sendirian di rumah. Rumahku yang sekarang ini terletak di pinggir jalan persis di sebuah perumahan kecil. Jadi orang yang lewat akan bisa melihat keadaan rumahku dan begitu pula aku, bisa melihat keadaan jalan dengan lebih detail dan tak jarang isi rumah tetangga sedikit-sedikit.

Saat ini sudah lewat tengah malam. Aku teringat itu begitu saja sesudah pipis. Anehnya, kenapa kejahilanku malah muncul di jam yang tepat? Sebenarnya justru lebih aneh diriku yang menanti orang lewat di tengah malam seperti ini. Siapa yang akan jalan seorang diri di tengah malam seperti ini?

Baca juga:

Tinggalkan pesan

Masukkan komentarmu!
Masukkan nama di sini

two × one =