Secret Admirer
Secret Admirer

Mungkin orang akan menganggapku gila

Jika melihatku yang sedari tadi

Tersenyum-senyum sendiri

 

Entah sejak kapan aku begitu

Memusatkan perhatianku pada objek tersesbut

 

Caranya menyapa mereka,

Caranya memanggil nama mereka,

Caranya menyentuh mereka saat pemeriksaan fisik,

Caranya berdendang mengikuti samar lagu dari speaker poliklinik

 

Caranya memanggil kami ‘dek..

Caranya menjelaskan materi yang dengan suksesnya

Membuatku ternganga karena sangat runtut

 

Cerdasnya…

Ramahnya…

Senyumnya…

Rendah hatinya…

Gagah badannya…

 

Entah bagaimana Tuhan menciptakan pribadi yang sematang itu..

Namun aku hanya dapat mengaguminya…

Membiarkan kedua bola mataku terus menatapnya..

 

Aku berterima kasih kepada siapapun

Penemu tutup wajah bernama ‘masker’ ini…

 

Karenanya,

Aku bisa leluasa tersenyum

Tanpa takut dianggap gila

 

Teruntuk anda yang saya idamkan,

Dari seorang junior

Yang hanya berharap waktu berhenti

Di saat yang lain berharap waktu cepat berlalu

Kamu suka menulis? Pingin tulisanmu dibaca banyak orang dan mendapat banyak masukan dari kami agar makin berkualitas? Kamu bisa daftar jadi anggota BacaSajalah dengan klik link ini! Jangan lupa cek inbox/ spam box kamu dalam waktu 5 menit setelah kamu melakukan pendaftaran!

Baca juga:

Tinggalkan pesan

Masukkan komentarmu!
Masukkan nama di sini

13 − nine =