Beranda Cerpen Tolong Aku! Bayiku Masih di Mobil!

Tolong Aku! Bayiku Masih di Mobil!

0
BERBAGI
Tolong Aku! Bayiku Masih di Mobil! (bag 1)
Tolong Aku! Bayiku Masih di Mobil! (bag 1)

“Selamat malam Jennifer! Terima kasih sudah datang kemari malam-malam begini.” kata Louisa pada Jennifer. Sementara mobil Jennifer yang kedinginan telah menanti di parkiran rumah.

“Tidak masalah! Kapanpun kamu butuh bantuanku aku siap datang.” Ucap Jennifer pada Louisa.

“Ngomong-ngomong, kapan suamimu pulang dari dinasnya?” tanya Louisa.

“Mungkin sekitar 3 hari lagi… Ya begitulah. Pekerjaannya di pelayaran membuatnya harus pergi lama.” Ujar Jennifer pasrah.

“Pasti Lily sudah sangat merindukannya ya?” kata Louisa sambil mencubit pipi bayi 18 bulan yang digendong Jennifer.

Baca juga:

 

“Begitu juga aku..” kata Jennifer sambil tertawa.
Louisa menepuk bahu Jennifer “Oke.. berhati-hatilah di jalan. Malam ini sangat dingin dan mungkin jalanan licin. Kuharap kamu menyetir mobil pelan-pelan saja.”

“Iya.. tentu saja aku akan menyetir sangat perlahan.” Jawab Jennifer sambil membuka pintu mobilnya.

Utah di malam hari itu sangat dingin. Tidak biasanya pula Jennifer mengendarai mobil selarut ini. Selain itu, entah mengapa rasa lelah karena membantu Louisa menyelesaikan desain proyek bangunannya baru terasa sekarang.

“Sudah setengah jalan lagi Lily. Sebentar lagi kita sampai rumah..” ujar jennifer kepada Lily untuk mengusir rasa kantuknya.

Tapi sayangnya rasa lelah membuat matanya terpejam beberapa kali. Sampai akhirnya. . membuatnya tertidur sejenak. Namun setelah ia tersadar..

“Oh! Astaga! Astaga! TIDAAAAAK!” mobil Jennifer sampai pada tikungan dan ia belum sempat mengendalikannya. Mobilnya tergelincir dan akhirnya menabrak pembatas jalan. Jatuh dan terbalik.

“Gelap.”

“Dingin.”

“Astaga! Apa yang sudah aku lakukan?” Jennifer kini menyadari kalau mobilnya telah jatuh di pinggir sungai. Segera ia memeriksa Lily yang duduk di belakang.

Baca juga:

 

“Syukurlah dia masih hidup! Aku harus segera minta bantuan..!” dengan cepat Lily keluar.

Rupanya saat itu sudah pagi dan jalanan sedikit ramai. Dari kejauhan Jennifer melihat 4 polisi yang sedang berpatroli. Cepat-cepat ia berlari sambil berteriak.

“Tolong aku! Tolong anakku masih di mobil!” ia terus berlari mendekati keempat polisi itu. Tidak ada yang mendengar teriakannya. Jennifer terus berlari mendekati keempat polisi itu.

“Tolong aku.. Bayiku masih di mobil. Ia masih hidup!” kini Jennifer mulai sedikit menangis.

Keempat polisi itu saling pandang. Tidak ada yang berbicara di antara mereka. Tapi, melihat sikap mereka yang menjadi siaga, Jennifer langsung segera menunjukkan arah.

“Ke sebelah sini Pak! Anda harus cepat kalau tidak anakku bisa mati..!” Jennifer lalu kembali berlari ke arah sungai.

Keempat polisi yang awalnya ragu segera bergerak. Lagi-lagi mereka hanya saling pandang. Bergerak tanpa berbicara. Lalu mereka terhenti.

Baca juga:

 

“Apa yang kalian tunggu? Cepatlah tolong aku! Ke sebelah sini!” ujar Jennifer sedikit putus asa karena polisi sepertinya bergerak lebih lambat daripada dia.

Keempat polisi itu kembali bergerak menuruni jalanan dan mendekati sungai.

“Itu di sana Pak! Di sana anakku. Di mobil itu.” ujar Jennifer kini sedikit lega.

Polisi-polisi itu terlihat terkejut melihat mobil yang terbalik di pinggir sungai. Satu per satu mereka mendatangi mobil itu. Memeriksa sekeliling mobil.

“Di bagian belakang Pak.. Cepat! Anakku di bagian belakang!” ujar Jennifer berharap polisi segera memeriksanya.

“Pak..” ujar salah seorang polisi. “Di sebelah sini ada seorang bayi.. Sepertinya masih hidup!”

Cepat-cepat kedua polisi yang lain menyelamatkan Lily dari dalam mobil, sedangkan satu polisi lainnya memanggil bantuan melalui HT-nya.

Polisi itu kini membungkus Lily yang sudah kedinginan dengan mantol tebal. Jennifer yang melihat dari dekat mobil sudah daritadi menunggu saat ini. Ia menangis terharu dan membuka lengannya, siap menerima Lily yang sedang digendong menuju ke arahnya. Tetapi.. polisi yang menggendong Lily hanya melalui Jennifer begitu saja.

Jennifer terdiam.

Seorang polisi yang memeriksa bagian sopir berkata pada pimpiannya, “Pak.. Sepertinya pengendara mobil ini . . . “

. . . .

“Bagaimana Anda dan kawan-kawan bisa menyelamatkan Lily, Bayi 18 bulan dari kecelakaan maut ini Opsir Jared?” tanya wartawan pada Jared.

“Saya dan teman-teman berulang kali mendengar suara misterius minta tolong pada saat berpatroli. Suara itu terus menuntun kami pada lokasi kecelakaan.” Ujar Jared.

“Sayangnya, setelah di sana, kami menemukan ibu Lily sudah dalam kondisi tidak bernyawa.” Sambung Jared.

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here