fbpx
32.7 C
Jakarta
Beranda Puisi

Puisi

Puisi mampu merangsang imaji pembaca, tersusun dalam bait-bait, memiliki rima, dan kaya akan gaya bahasa yang menambah estetika di dalamnya.

Dunia tanpa Musik

Dunia tanpa Musik

Sepi Bahkan angin pun tak bernada Rumput-rumput tak bergesekan Air tak bergemericik   Sepi Suara api tak membara Kayu patah tak berbunyi Tanah retak tanpa gemeretak   Sepi Burung camar terbang dalam bisu Ombak berdeburan tanpa desir Keong laut tak menyampaikan nyanyian...
Siapa yang Paling Miskin

Siapa yang Paling Miskin

Siapa yang paling miskin? Gelandangan? Tuna wisma? Anak jalanan?   Pengemis? Pengamen? Pengemis tuna netra? Peloper koran?   Tukang parkir? Tukang ojek? Tukang cilok? Tukang bakso?   Peghuni bantaran sungai? Penghuni kolong jembatan? Anak yatim piatu? Janda beranak banyak?   Ibu rumah tangga? Mahasiswa? Pekerja paruh waktu? Pegawai Negeri Sipil?   Karyawan swasta? Wiraswasta? Pedagang? Makelar?   Pejabat negara? Pejabat...
Mengikhlaskan Kerinduan

Mengikhlaskan Kerinduan

Mari mengikhlaskan kerinduan...   Ketika kau memilih dengannya Aku bertanya-tanya Apakah kau tak lagi merasakan Ketakutan yang sama denganku?   Dulu aku selalu berandai-andai Apa jadinya ketika Aku tak lagi memiliki Kebiasaan yang sama lagi   Kebiasaan mencintaimu Kebiasaan mengagumimu Kebiasaan mengutamakanmu Kebiasaan membebaskanmu   Apa...
Masa (depan)

Masa (depan)

Ada kalanya hal yang paling kamu takutkan dalam hidupmu adalah takdirmu sendiri di masa mendatang. Kamu mungkin berharap bahwa hatimu tak kan berpaling. Kamu mungkin akan berusaha keras untuk setia. Tapi pada...
Arti Kekosongan

Arti Kekosongan

Apakah arti kekosongan?   Tak akan terjawab Sebelum dipertanyakan Tak akan dipertanyakan Sebelum ada ketiadaan   Apalah arti diri kita Bilamana tak ada kekosongan   Pada mulanya Segala sesuatu lahir Dari dalam kehampaan   Dalam kehampaan Lahirlah keadaan   Tiada yang abadi Seabadi kehampaan Bahkan keadaan sekalipun Akan memiliki...
Cinta Kuat Seperti Maut

Cinta Kuat Seperti Maut

Mengapa kau datang? Lalu memisahkan Kisah indah Mereka berdua?   Mengapa kau datang? Mengakhiri Sebuah kisah indah Yang pernah terajut atas namaku?   Cinta marah pada maut Mengambil apa yang ia anugerahi Menghapus semua rajutan Yang susah payah ia untai   Jangan marah Jangan sedih Jangan...
Ada kalanya...

Ada kalanya…

Ada kalanya keluarga tetangga lebih disayang daripada keluarga sendiri.   Ada kalanya menyimak permasalahan rumah tangga orang lain lebih asik daripada duduk menyelesaikan masalah rumah tangga sendiri.   Ada kalanya menolak keluarga...
Rumah, Sebuah Tempat di mana Kamu Pasti akan Selalu Kembali

Rumah, Sebuah Tempat di mana Kamu Pasti akan Selalu Kembali

Rumah Langit di malam itu begitu cerahnya Tak sanggup kulupakan Betapa indahnya dirimu Kita berdua bercengkerama Memandang indahnya langit di malam itu Aku terdiam Di satu titik Ketika kusadari Betapa kau menghiasi hidupku Aku terdiam Terpaku oleh masa lalu Namun kau memelukku Menyembuhkanku Kau...
Bertemu: Sebuah Puisi tentang Kerinduan

Bertemu: Sebuah Puisi tentang Kerinduan

Bertemu Aa ii uu ee oo Waa wii wuu wee woo Seolah angin bicara Menggantikan diri yang terdiam Adinda~ Kang mas~ Sekali laĝi terdiam Tak sanggup berkata Biarlah kudengar kisahmu Akan kuceritakan kisahku Biarlah waktu tak maju Janganlah lonceng berbunyi Mengakhiri masa...
Jangan Kau Tanya

Jangan Kau Tanya

Jangan kau tanya Mengapa ku bisa cinta Jangan kau tanya Dari mana datangnya semua itu   Jangan kau tanya Mengapa ku pergi Jangan kau tanya Ke mana arahku pergi   Jangan kau tanya Mengapa ku benci Jangan kau tanya Mengapa ini berakhir   Jangan...
error: Halo kak! Maaf ya, seluruh konten di bacasajalah.com dilindungi oleh UU Hak Cipta! ^_^