Home Cerpen Surga yang Tampak di Bumi

Surga yang Tampak di Bumi

0
SHARE
Surga yang Tampak di Bumi
Surga yang Tampak di Bumi

Keputusan Akhir

Sebelumnya dalam Cerpen Dunia Masih Harus Menunjukkan Kebaikannya pada Orang yang Menyesal dan Bertobat

“Temui Rafael segera, lalu katakan keputusanmu. Apapun itu, pintu ayah akan tetap terbuka untukmu..” setelah mengatakan itu ayah Indra pun menghilang.

Indra terdiam, menatap ruangan kosong yang seolah masih meninggalkan bayangan ayahnya. Ia lalu mengangkat tangannya, melihat tangannya yang masih berpendar biru.

“Ke manapun aku mau huh?” ujar Indra setengah jengkel. “Mari kita ke tempat Tuan Rafael sekarang.”

Indra kini telah berada di tempat yang tampak begitu indah. Sungai mengalir begitu jernihnya. Hewan-hewan yang jinak maupun liar bermain bersama. Matahari tampak begitu bersinar terang, namun tidak begitu panas. Justru hawanya terasa begitu sejuk. Dari kejauhan Indra melihat Rafael berjalan. Rafael tampak begitu lesu dan frustasi.

“Tuan Rafael.” sapa Indra.

“Weeeee! Kenapa kamu bisa di sini??” Rafael terkejut bukan main. Surga adalah tempat terlarang bagi jiwa yang belum selesai status administrasinya.

Indra hanya menunjukkan kedua tangannya. Lalu Rafael menghela napas melihatnya.

“Sini kembalikan!” sahut Rafael sambil menarik tangan Indra.

“Saya sudah memutuskan..” Indra berusaha menjelaskan.

“Ya ya yaa.. aku tahu.. ini aku sudah mengurus beberapa administrasi untuk kepindahanmu ke surga. Sungguh merepotkan.”

“Tidak. Saya memutuskan untuk menjalankan misi dari surga.” jelas Indra sedikit tersenyum.

“Yaaa.. terserah.”

Rafael terdiam.

“APAAAA?? Kamu mau?? Nilai TEOFL-mu saja hanya 170!” teriak Rafael.

“Jadi misi saya dibatalkan?” tanya Indra kebingungan.

“Belum sih. Tapi tadi TOEFL jadi alasanku supaya dewan surga membatalkan misimu.” jawab Rafael.

“Huff.. baiklah. Kini apa alasanmu untuk hidup kembali?” tanya Rafael sambil berkacak pinggang.

Just a magical place...
Just a magical place…

“Bumi.. harusnya baik terhadap semua manusia. Tuhan menurunkan hujan bagi orang benar dan salah. Semua nyawa memiliki arti. Bumi tempat manusia berpijak adalah satu-satunya rumah ternyaman yang diciptakan bagi manusia. Kalau mencegah perang artinya menyelamatkan bumi dan demi mewujudkan semua mahluk di dunia hidup bahagia dan damai, maka misi ini memang benar layak diperjuangkan.” jelas Indra.

“Hmm alasan yang bagus. Kamu sekarang benar-benar mirip Narto.” puji Rafael.

“Naruto.”

“Ya apalah itu, ninja yang banyak ceramahnya kan?”

“Naruto. Itu anime favorit saya.”

“Pantas. Baiklah. Mari kita ke dewan surga untuk mendelegasimu.” ajak Rafael.

Dan begitulah akhirnya, Indra mengemban misi mulia dari dewan surga. Ia tersadar dari komanya dan dengan bantuan dewan surga ia mendapatkan petunjuk untuk mencegah perang dunia ketiga. Sekali lagi, bumi terselamatkan dari ancaman kehancuran.

.

.

.

“Bagaimana Tuan? Kerjaku sudah bagus kan?” tanya Rafael pada ketua dewan surga.

“Seandainya aku tidak turun tangan sendiri saat itu, sudah dipastikan kamu tidak akan bisa jadi malaikat cinta lagi.” jawab ketua dewan surga acuh.

Baca Cerpen Awal Mula Cerita ini di Bumi dalam Bahaya Kehancuran! Dewan Surga Harus Memilih Seorang Manusia untuk Mencegah Kehancuran Bumi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here