Home Cerpen Sedih Karena Kehilangan Anaknya, Seorang Ibu menjadi Gila (bag 1)

Sedih Karena Kehilangan Anaknya, Seorang Ibu menjadi Gila (bag 1)

0
SHARE
Sedih Karena Kehilangan Anaknya, Seorang Ibu menjadi Gila (bag 1)
Sedih Karena Kehilangan Anaknya, Seorang Ibu menjadi Gila (bag 1)

Anakku Masih Hidup!

 

“Anda yakin mau mengunjunginya?”
“Iya.. saya yakin. Saya perlu kisahnya untuk penelitian saya.”
“Baiklah. Kamu harus berhati-hati.”

Sudah 5 tahun sejak Sarinah kembali ke rumah sakit jiwa. Ia diduga menderita depresi berat akibat perlakuan tidak bertanggung jawab dari seorang laki-laki ketika hamil. Kini, ia harus terus mendekam di rumah sakit karena ia terus meracau. Mengharapkan seseorang yang amat berharga kembali ke dalam pelukannya.

“Terima kasih Pak” ujar Donny kepada petugas.

Sarinah duduk meringkuk di sudut ruangan. Badannya amat kurus. Rambutnya kumal dan berantakan. Matanya sayu penuh kesedihan. Badannya mengeluarkan bau yang amis, tidak asing lagi, seperti darah. Atau sesunguhnya memang darah yang sudah kering?

Donny berjalan mendekati Sarinah. Berusaha tenang. Mengabaikan semua gangguan yang timbul dari fisik Sarinah yang sudah tidak terurus lagi.

“Ibu Sarinah…” sapa Donny lembut.

Sarinah hanya melirik Donny dengan tatapan penuh curiga.

Donny maendekat lagi, berusaha menyentuh Sarinah.

“JA-NGAN SENTUH ANAKKUUU!!” teriak Sarinah.

Wanita itu tampak begitu terganggu jiwanya
Wanita itu tampak begitu terganggu jiwanya

Donny mundur beberapa langkah. Baru menyadari posisi tangan Sarinah yang seolah-olah menggendong bayi.

Belum sempat memulai pembicaraan, Sarinah kini berdiri. Menatap Donny penuh amarah. Sambil mendekati Donny, Sarinah berteriak, “JANGAN PERNAH SEKALI-KALI MENGAMBIL ANAKKU! JANGAN PERNAH! DIA BELUM MATI! DIA BELUM MATI!”

Donny mundur beberapa langkah. Tetapi wajah Sarinah yang tadinya garang kini mulai melembut. “Dia hanya tertidur. Iya.. dia hanya tertidur..” kini Sarinah tampak tersenyum.

“Anakku masih menunggu ayahnya. Anakku masih menunggu ayahnya.” Sarinah menatap Donny penuh harap.

Donny kembali mendekat perlahan. Menganggap seolah-olah anak Sarinah sungguh-sungguh ada. Menatap mata Sarinah.

“Anak yang cantik kan?” tanya Sarinah kepada Donny.

Baca kisah selanjutnya di Sedih Karena Kehilangan Anaknya, Seorang Ibu menjadi Gila (bag 2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here