Home Cerpen Perempuan itu Terus Memanggil Sampai Aku datang Padanya

Perempuan itu Terus Memanggil Sampai Aku datang Padanya

0
SHARE
Perempuan itu Terus Memanggil Sampai Aku datang Padanya
Perempuan itu Terus Memanggil Sampai Aku datang Padanya

Sebelumnya baca di Penghuni Asli Asrama itu Senang Sekali Menghantuiku

“Dengerin tuh Yu.. referensi cerita hantumu..” kataku menyindir Wahyu.

“Elah Shan.. orang idiot juga bakal tahu kalau Edwin itu cuma bohongin kita. Masa kemarin dia bilang di sini itu ada hantu yang dulunya mati gara-gara sendok.”

“Sendok?”

“Iya.. sendoknya ditelen katanya.. bunuh diri gara-gara kangen sama bapaknya..” Wahyu menjelaskan dengan nada datar.

“Asem..! Ya kalau gitu mah anak TK juga gak bakal ketipu. Tapi kok temen-temen pada suka dengerin ceritanya ya?” tanyaku lalu memandang teman-teman yang mengerumuni Edwin.

“Ya mungkin ini hiburan buat mereka. Habis mereka dengerin kan mereka mbully Edwin”

“Iya juga yaaa.. Hahahahhaaa..” aku tertawa terbahak-bahak. Seketika kerumunan itu berbalik memandangku.

“Kalian nggak pada kesurupan kan? Hahahaha..”

Teman-teman hanya diam saja. Menatap satu sama lain. Lalu teriak, “Haha lucu Shan..Lucuuu..”

“Siapa juga yang nglucu..?” jawabku sewot.

“Sukurin!” ejek Wahyu.

. . . .

Sudah malam lagi. Rasanya aku sudah lama di asrama ini. Padahal baru 2 minggu. Teman-teman sudah bosan dengan bualan Edwin. Malah sekarang, Edwin kerap jadi bahan olokan oleh teman-teman. Tampaknya, kini cerita hantu tidak akan eksis lagi di sini. Toh semuanya aman terkendali. Hanya saja, kenapa aku tiba-tiba teringat cerita Wahyu? Kutatap lagi jendela yang tertutup. Angin di luar kencang sekali. Kupastikan jendela itu benar-benar terkunci. Aku agak takut mendengar suara gemeretak pintu dan dahan yang bergesekan karena angin kencang. Lalu tidurlah aku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here