Home Life Nggak Bisa Ngelupain Mantan? Jangan Paksakan! Ini yang Semestinya Kamu Lakukan

Nggak Bisa Ngelupain Mantan? Jangan Paksakan! Ini yang Semestinya Kamu Lakukan

0
SHARE
Nggak Bisa Ngelupain Mantan? Jangan Paksakan! Ini yang Semestinya Kamu Lakukan
Nggak Bisa Ngelupain Mantan? Jangan Paksakan! Ini yang Semestinya Kamu Lakukan

Putus bisa jadi menyakitkan apabila itu terjadi karena sebuah kesalahpahaman atau sebuah ketidaksepakatan yang-anehnya-secara tiba-tiba nggak bisa lagi didiskusikan. Sebuah perpisahan yang penuh tanda tanya tentu akan menimbulkan luka yang dalam sekaligus rasa rindu dan penasaran karena nggak tahu pasti apa sebenarnya yang telah dilakukan mantan dan dirimu sehingga harus berpisah. Pada akhirnya, kalian berdua akan jatuh pada rasa rindu yang menyiksa, namun karenaa sudah terlanjur putus berusaha menyangkal bahwa kalian sama-sama saling nggak bisa untuk melupakan. Kalau ini yang terjadi, apa yang harus kamu lakukan?

Berdamailah dengan dirimu sendiri

Buatlah hatimu damai terlebih dahulu
Buatlah hatimu damai terlebih dahulu

Sebenarnya hal paling menyakitkan itu terjadi karena kamu nggak bisa memaafkan dirimu sendiri. Kamu merasa segala seuatu menjadi salah, bahkan jatuh pada keadaan menyalahkan dirimu sendiri dan kemudian menyalahkan segala keadaan yang tampaknya ‘membahagiakan’ jika diilihat dari sudut pandang mantanmu. Ketika kamu masuk dalam keadaan ini, kamu akan terus-menerus sakit hati entah karena kesedihan akibat perpisahan ataupun kekecewaan yang terlalu dalam terhadap mantanmu. Jika fase ini kamu alami, maka segeralah berdamai dengan dirimu sendiri, dan katakanlah bahwa kamu bisa bahagia karena kamu mengininkan kebahagiaan itu tanpa bergantung pada mantan.

Baca juga:

 

Maafkan segala kesalahan yang mantanmu perbuat selama ini

Ingatlah kenangan baik dan katakanlah bahwa dia tak sejahat itu
Ingatlah kenangan baik dan katakanlah bahwa dia tak sejahat itu

Setelah berdamai dengan dirimu sendiri, maka kamu dapat mulai mencoba untuk berdamai dengan mantanmu. Mantanmu juga orang biasa yang bisa melakukan kesalahan, tapi bukan berarti dia nggak layak untuk menerima maafmu. Dia pun mungkin juga merasakan hal yang sama denganmu. Nggak jarang, keadaannya yang tampak ‘baik-baik’ saja ia tunjukkan agar semua kelihatan baik adanya dan meyakinkan dirinya bahwa hidup harus dijalani dengan baik. Maka maafkanlah mantanmu, sebagaimana kamu memaafkan dirimu sendiri.

Jika masih cinta dan dia juga bernasib sama, maka dekatilah

Kamu hanya perlu jujur terhadap perasaanmu sendiri
Kamu hanya perlu jujur terhadap perasaanmu sendiri

Lalu sadarilah, apakah kamu masih mencintainya? Jika masih, maka pastikanlah bahwa dia pun juga merasakan hal yang sama. Terkadang kamu akan mengira bahwa ia sudah mulai dekat dengan orang lain atau sudah bahagia dengan segala kegiatannya saat ini. Tapi kamu tetap nggak akan tahu apa yang ada di hatinya yang terdalam. Ketika pada satu kesempatan akhirnya kalian bertemu lagi tanpa direncanakan itu tandanya bahwa kamu dan dia harus saling memperjelas apa yang terjadi hingga akhirnya kalian putus dan memperbaiki segalanya.

Baca juga:

 

Perjuangkanlah jika ada orang lain yang mulai mendekatinya

Yakin kamu mau ada orang lain yang mendekatinya?
Yakin kamu mau ada orang lain yang mendekatinya?

Jangan langsung menyerah ketika dia mengatakan bahwa sedang dekat dengan orang lain. Mungkin dia juga akan kebingungan, tapi katakanlah harapanmu sejujurnya. Ingat, selama janur kuning belum melengkung, kamu nggak boleh menyerah begitu saja terhadap cintamu. Jika kmau benar-benar mencintainya, ungkapkanlah. Katakanlah apa yang sejujurnya kamu rasakan. Walau agak berat dan butuh perjuangan, tapi yakinlah kamu masih bisa memperjuangkannya. Suatu saat itu akan berbuah manis sekalipun awalnya menyedihkan.

Terakhir, lepaskanlah

Dan memang ini yang tersulit, melepaskan dengan ikhlas
Dan memang ini yang tersulit, melepaskan dengan ikhlas

Di tengah semua usahamu memperjuangkannya, atau berdamai dengannya, atau tetap mengakui perasaan cintamu padanya, apapun perasaan yang kamu alami saat itu, lepaskanlah, relakanlah dia. Jangan terpaku pada dirinya, dan kamu akan sampai pada titik, “Ya sudahlah, dia dan aku layak bahagia. Sekalipun aku mencintai dan merindukannya, hanya Tuhan yang mampu mengetahui apa isi hatiku.” Lalu biarkan itu berlalu. Entah pada akhirnya akankah ia kembali padamu atau berpaling pada orang lain, itu sudah hal terbaik yang diberikan Tuhan untukmu.

Mantan adalah orang yang pernah kita cintai. Bagaimanapun, apapun kesalahannya, membenci mantan juga bukan hal yang tepat. Berdamai dengannya, dan bila kamu masih mencintainya mengakuinya dengan jujur, adalah hal terbaik yang dapat kamu lakukan sebagai seorang manusia yang berkualitas. Jangan pernah takut mencintai, jangan pernah takut mengakui kamu masih mencintai mantan juga. Karena cinta bukan sesuatu yang bisa ditolak begitu saja, namun bisa diajak berjalan bersama apapun situasinya.

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here