Home Edukasi Kenapa manusia bisa ketawa? Kenali Penyebab Bahasa Universal yang Menandakanmu Bahagia

Kenapa manusia bisa ketawa? Kenali Penyebab Bahasa Universal yang Menandakanmu Bahagia

0
SHARE
Kenapa manusia bisa ketawa? Kenali Penyebab Bahasa Universal yang Menandakanmu Bahagia
Kenapa manusia bisa ketawa? Kenali Penyebab Bahasa Universal yang Menandakanmu Bahagia

Hahahahaha! Hihihihi! Hohohohohoo! Wakakakakakakak! Bahahahahak! Itulah jenis-jenis tawa yang biasa kita baca dari novel ataupun komik, atau chat sehari-hari. Padahal kalau ngetik semua itu dengan muka datar. Wkwkwkwkwk..

Bagaimanapun, tertawa dan senyum adalah sebuah bahasa universal. Setiap orang yang tertawa menandakan bahwa dirinya bahagia atau terhibur. Orang yang dapat tertawa dengan lepas mampu melepaskan semua stress yang dibawanya sehingga beban hidup terasa lebih ringan. Tapi kamu pasti teap penasaran kan, kenapa kita bisa ketawa kalau mengetahui sesuatu yang lucu atau ketika kita terhibur? Yuk simak sedikit penjelasannya di bawah ini!

Penelitiannya belum selesai

Waduh! Kecewa dong? Mau baca artikel ini, eh malah nggak dapat penjelasan. Hahahaha.. Tapi ini serius, bahwa ilmuwan belum selesai meneliti kenapa orang bisa tertawa. Yang peneliti tahu, sederhananya adalah begini: reseptor menerima rangsangan (bisa melalui indra apa saja), setelah itu impuls diteruskan melalui syaraf ke otak dan otak akan memerintah sejumlah otot di wajah dan suara untuk membuat ekspresi senang dan tertawa karena rangsangan tersebut. Yap! Ketawa secara sederhana hanya dapat diartikan sebagai respon otak untuk menggapi rangsangan tertentu. Tentu saja, respon otak setiap individu berbeda-beda tergantung pengalamannya masing-masing. Ada yang bisa tertawa karena lelucon, tapi di sisi lain ada orang yang menilai bahwa lelucon itu nggak lucu sama sekali karena sudah pernah mendengar sebelumnya. Ada yang peka dengan gelitik, tapi ada juga yang berkulit tebal sehingga nggak akan ketawa sama sekali ketika digelitik (badak misalnya).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here