Home Cerpen Aku Penasaran dengan Pria yang Menangis di Bawah Hujan

Aku Penasaran dengan Pria yang Menangis di Bawah Hujan

0
SHARE
Aku Penasaran dengan Pria yang Menangis di Bawah Hujan
Aku Penasaran dengan Pria yang Menangis di Bawah Hujan

Mengapa kamu menangis?

Kulontarkan pertanyaan itu sambil membagi ruangan teduh di bawah payung kecilku kepada seorang pria yang tubuhnya sudah basah kuyup oleh hujan.

Tubuhnya cukup tinggi, dengan berjinjit pun wajahku hanya dapat menatap dadanya. Hujan yang deras menyerang bahuku yang terpaksa tidak mendapat keteduhan. Dan.. dalam sekejap kurasakan dingin dari air bercampur dengan angin kencang menyerang bahuku.

Pria ini tampak lesu. Wajahnya begitu pucat. Tampak kekecewaan yang begitu dalam rerpancar dari matanya. Aku sudah tak yakin lagi, di wajahnya itu, apakah air mata atau air hujan yang lebih banyak.

Baca juga:

 

“Jadi.. kenapa kamu menangis? Tak seharusnya pria menampakkan kelemahannya di depan umum.” Tanyaku sekali lagi.

Pria itu kini menatapku. Bukannya menjawab, ia justru berbalik, lalu berlari kencang.

Aku tidak biasa melewati jalan ini. Musim hujan telah tiba, dan rasanya melewati jalan yang sepi ini lebih aman dari gelombang cipratan mobil-mobil tak bertanggungjawab di jalanan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here