Home Inspirasi 7 Tempat yang Sebaiknya Kamu Kunjungi Sendiri di Kala Sedih

7 Tempat yang Sebaiknya Kamu Kunjungi Sendiri di Kala Sedih

0
SHARE
7 Tempat yang Sebaiknya Kamu Kunjungi Sendiri di Kala Sedih
7 Tempat yang Sebaiknya Kamu Kunjungi Sendiri di Kala Sedih

Ada kalanya yang kamu butuhkan ketika sedih adalah sendiri. Bukan berarti dengan sendiri kamu bisa punya kesempatan bunuh diri lebih besar, tetapi, kesendirian yang dimaksud di sini adalah kesendirian untuk memahami diri sendiri. Saat-saat yang harus kamu hayati untuk bisa bahagia pada akhirnya. Sebagian besar orang merasa menghabiskan waktu bersama banyak orang dan pekerjaan mampu mengobati luka, tapi sebenarnya, pola itu seperti menimbun masalah dengan berbagai masalah lainnya sehingga seolah-olah masalah itu hilang. Untuk itulah, sebaiknya ketika sedih, kamu berkunjung ke 10 tempat ini sendirian!

Pantai

Menyendirilah di pantai
Menyendirilah di pantai

Pantai adalah tempat di mana kamu bisa dengan tenang menatap jauh diiringi bunyi deburan ombak. Nikmati kesendirianmu seiring dengan suara ombak yang datang dan pergi begitu saja. Dengarkan suara lautan, pejamkan mata, lalu rasakan kesedihanmu. Jika kamu merasa harus menangis, menangislah. Luapkan kesedihanmu itu pada lautan. Karena deburan ombak akan menerima air matamu dengan sukarela, angin laut akan menyejukkan hatimu, dan suara lautan akan berusaha memulihkan lukamu.

Baca juga:

 

Dataran Tinggi (Gunung atau Bukit juga bisa)

Rasakan sejuknya gunung
Rasakan sejuknya gunung

Sebenarnya sejak zaman dulu ke tempat yang tinggi bisa dikatakan sebagai cara paling efektif untuk bertemu dengan Tuhan. Maka dari itu, kebanyakan orang akan memilih sendiri ketika hendak mendaki puncak gunung. Tapi tentu saja, sebagai manusia modern, agak mustahil menjelajah gunung atau bukit seorang diri. Cari saja dataran tinggi, lalu nikmati kesejukan dan keheningannya. Perhatikan bagaimana alam dataran tinggi begitu membuatmu bersukacita dan bersyukur akan hidup ini.

Air terjun

Sedikit meditasi juga akan membantumu
Sedikit meditasi juga akan membantumu

Bila perlu sambil berendam. Tapi pastikan dirimu nyaman dengan keadaan ini dan air terjun yang kamu tempati aman dari berbagai ancaman. Kamu juga bisa memilih duduk tenang di tepi air terjun dan kemudian merenungkan filosofi air terjun. Air yang ketika jatuh ke bawah dengan derasnya pada akhirnya akan tenang juga di hulunya. Begitu pula dengan segala kesedihanmu. Mungkin saat I ni berada di puncak tertinggi dan kamu merasa dijatuhkan lalu merasa sakit. Tapi kamu juga tahu bahwa semua itu pada akhirnya akan mencapai ketenangannya asal bersabar.

Baca juga:

 

Sungai

Carilah sungai yang tenang dan dangkal
Carilah sungai yang tenang dan dangkal

Berjalan kaki menelusuri sungai yang tenang atau kali kecil adalah hal yang menyenangkan. Kamu juga bisa sambil bersepeda jika tidak ingin berjalan kaki. Nikmati setiap langkah diiringi suara aliran sungai yang tenang. Sesekali bermain-mainlah dengan air sungai. Atau sekedar iseng memancing ikan (yang kamu tahu tidak dapat ditangkap). Kamu bisa belajar dari sungai mengenai kepasrahan. Kamu tidak dapat melawan arus sungai jika ingin menang, tetapi menyerah dan menjadikan arus sebagai sumber kekuatanmu. Begitu pula kesedihan, semakin kuat kamu menginginkannya pergi darimu, semakin ia susah dilawan. Satu-satunya cara adalah menerima kesedihan itu dan berdamai dengan dirimu sendiri.

Perkebunan (teh, buah, dsb)

Perkebunan hanya bisa membuatmu bahagia
Perkebunan hanya bisa membuatmu bahagia

Dengan kamu mengunjungi perkebunan, kamu akan memahami bahwa betapa baiknya alam ini memberikan segala sesuatu yang dibutuhkan manusia, apalagi sekedar pelipur lara. Kamu akan mengalami momen di mana kamu menyadari bahwa segalanya telah tersedia bagi dirimu dalam kondisi seburuk apapun. Sempatkan mengobrol dengan para petani yang ada di sana dan pelajarilah kehidupan mereka, kamu akan menemukan arti kehidupanmu yang sesungguhnya.

Baca juga:

 

Candi

Apalagi kalau kamu menikmatinya di kala matahari terbit atau terbenam
Apalagi kalau kamu menikmatinya di kala matahari terbit atau terbenam

Candi adalah tempat suci sekaligus besejarah. Di dalamnya tersimpan berbagai macam kisah yang luhur dan bermakana dalam bagi kehidupan. Dengan mengunjunginya seorang diri kamu bisa mempelajari setiap detail ukirannya dan memahami makna yang tersampaikan dibalik kisah itu. Kamu juga semakin paham bahwa kehidupan ini ibarat roda yang berputar terus untuk mencapai puncak segalanya. Kesedihanmu hanyalah bagian kecil dari semesta yang begitu besar ini. Namun kesedihanmu juga mampu mengubah segala situasi dari semesta ini.

Museum

Menelusuri museum seorang diri membuatmu memahami apa arti sejarah hidup
Menelusuri museum seorang diri membuatmu memahami apa arti sejarah hidup

Museum menceritakan banyak kisah sejarah. Memahaminya membantu dirimu mengetahui bahwa hidup ini hanyalah pengulangan sejarah, dan polanya akan terus begitu. Kamu akan belajar banyak bahwa hidup tidak melulu soal kesedihan dan kebahagian, melainkan juga perjuangan dan peristirahatan. Semua sejarah yang tercatat dalam museum sudah beristirahat, tapi apa yang terjadi pada masanya adalah sebuah pola yang harus terjadi. Kesedihanmu tidak begitu berarti lagi dibandingkan rasa kagummu terhadap semua yang terjadi dalam perputaran waktu ini.

Tapi semua terserah ke kamu lagi, apakah mau merenungkan segala sesuatu sendiri atau dengan bantuan orang lain. Setiap orang memiliki cara memecahkan masalah yang berbeda-beda. Kamu berhak untuk bahagia dengan caramu. Tapi, setidaknya kunjungilah tempat-tempat itu sendirian untuk meringankan luka hatimu. Selamat mencoba!

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here